Showbiz Lyra
this site the web

Summary: Sistem paging dan praktek swap

Sistem Paging


Adalah sistem manajemen pada sistem operasi dalam mengatur program yang sedang berjalan. Program yang berjalan harus dimuat di memori utama. Kendala yang terjadi apabila suatu program lebih besar dibandingkan dengan memori utama yang tersedia.
Untuk mengatasi hal tersebut Sistem Paging mempunyai 2 solusi, yaitu:


Overlay 

  • Program dipecah menjadi bagian-bagian yang dapat dimuat memori 
  • Overlay yang belum diperlukan disimpan dalam disk, dan dimuat di memori begitu diperlukan 
  • Menghabiskan banyak waku
  • Menurunkan kinerja

Memori Maya (Virtual Memory)

  • Kemampuan mengalamati ruang memori melebihi memori utama yang tersedia
  • Ukuran code, data, dan stack melampaui jumlah memori fisik
  • Sistem operasi menyimpan bagian-bagian proses yang sedang digunakan di memori utama dan sisanya di disk. Begitu bagian di disk diperlukan maka bagian di memori
    yang tidak diperlukan diganti dengan bagian didisk yang diperlukan itu
  • Meningkatkan efisiensi sistem multiprogramming
  • Sambil proses menunggu bagiannya di swap masuk ke memori dan menunggu selesainya operasi I/O ,proses diblocked sehingga Jatah waktu processor dapat diberikan ke proses lain
  • Memori maya tidak mengubah kode program
  • Kecepatan eksekusi melambat karena dipengaruhi waktu tunda pengambilan bagian-bagian proses di memori sekunder saat prosesberjalan
Memori maya dapat dilakukan dengan 3 cara :
  • Paging
  • Segmentasi
  • Kombinasi paging dan segmentasi

Sistem Paging

Mengimplementasikan ruang alamat besar pada memori kecil menggunakan index register, base register, & segmen register.

Istilah pada sistem paging

  • Alamat maya

Alamat yang dihasilkan dengan perhitungan menggunakan index register, base register, segmen register, dsb
  • Alamat nyata

Alamat yang tersedia di memori utama fisik
  • Page

Adalah unit terkecil virtual address space
  • Page frame

Adalah unit terkecil memori fisik.
  • Page fault

Adalah exception untuk permintaan alokasi ‘page’ ke memori
  • MMU (Memory Management Unit)

Chip/kumpulan chip yang memetakan alamat maya ke alamat fisik

Review 6 : Manajemen File dan Direktori pada Linux

Helo gengs ketemu lagi di reveiw yang ke-6 nih, kali ini kita akan membahas tentang manajemen file dan direktori pada linux, langsung aja yu ah cekidot.

File system atau biasa disebut dengan manajemen file ini adalah suatu metode dan struktur data yang dipakai oleh sistem operasi untuk mengatur serta menorganisir file yang terdapat pada disk atau partisi disk. Jadi, manajemen file ini dapat diartikan juga sebagai disk atau partisi yang dipakai untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu gengs :D Gimana sudah dapat sedikit gambarannya? Oke lanjut...

Nah tentu dong manajemen file ini mempunyai manfaat, naah apa saja manfaatnya? Manfaatnya yaitu dapat mengurangi resiko kehilangan file misalnya seperti terhapusnya file secara tidak sengaja, lalu file tersimpan dimana saja dan tidak teraturnya letak file serta dapat memudahkan kita dalam pencarian file, dan juga kita  dapat menghemat kapasitas penyimpanan dengan cara melakukan penghapusan file yang tidak terpakai.


Dibawah ini merupakan command-command dasar pada linux:
perintah untuk melihat daftar direktori:
$ pwd : Untuk melihat direktori yang saat ini sedang aktif
$ ls : Untuk melihat daftar file atau direktori saat ini
$ ls /alamat_direktori : untuk melihat file atau direktori pada direktori tertentu
$ ls -al : untuk menampilkan daftar file atau direktori dengan informasi yang lengkap (a=keseluruhan, l=detail)

Nah selain itu pada manajemen file ini kita bisa mengubah Hak Akses,melakukan proses sorting, compress/decompress, dan manipulasi file lainnya seperty copy, cut, paste, dll.

Berikut penjelasan lebih lengkapnya...

Menampilkan daftar file secara berurutan (Sorting)

Banyak sekali pilihan bagaimana kita akan menampilkan daftar file. Baik itu secara alfabet, waktu, ukuran dan lain-lain. Beberapa fungsinya yaitu :
$ls = Digunakan untuk melihat daftar file yang diurutkan secara alfabet.
$ls-lt = Digunakan untuk melihat daftar direktori yang diurutkan berdasarkan waktu,dari yang terbaru sampai yang terdahulu.
$ls-lrt =  Digunakan untuk melihat daftar direktori yang diurutkan berdasarkan waktu dari yang terdahulu sampai yang terbaru.
$ls-lS =  Digunakan untuk melihat daftar direktori yang diurutkan berdasarkanukuran dari yang terbesar sampai yang terkecil.
$ls-lrS =  Digunakan untuk melihat daftar direktori yang diurutkan berdasarkanukuran dari yang terkecil sampai yang terbesar.

Copy, Move, dan Delete

cp = Digunakan untuk menyalin (copy) satu atau banyak file maupun direktori
mv = Digunakan untuk memindahkan (move) pada satu atau banyak file maupun direktori
rm = Digunakan untuk menghapus (remove / delete) satu atau banyak file maupun direktori
Ada beberapa parameter yang dapat kita gunakan pada command cp dan mv:
 -f atau –force Melakukan overwrite paksa file yang sudah ada walaupun file tidak dapat ditulis
-i atau –interactive Meminta konfirmasi sebelum mengganti / overwrite file yang ada
-b atau –backup Membuat file cadangan (backup) yang akan ditimpa / overwrite 

Membuat Direktori

Gunakan $ mkdir nama_dir untuk membuat direktori atau tambahkan nama lainnya untuk membuat lebih dari satu direktori sekaligus. $ rmdir –p d1/d2/d3 nama_dir1 nama_dir2 untuk menghapus direktori dengan catatan direktori harus dalam keadaan kosong. $ rm –r dl digunakan untuk menghapus direktori secara rekursif.
Membuat file kosong dapat menggunakan touch nama_file.

Mencari file atau direktori bisa menggunakan find –nama (nama file atau direktori) 

Mengkompres file atau folder

Pada Linux, ada dua program yang tersedia untuk melakukan kompresi, yaitu gzip dan bzip2
Contoh dengan gzip
$ gzip services
Untuk melakukan decompress, tambahkan parameter –d
$ gzip -d services.gz
Contoh dengan bzip
$ bzip2 services
Untuk melakukan decompress, gunakan command bunzip2
$ bunzip2 services.bz2



Review 5: Management Memori, Disk, dan I/O

Halo gengs setelah vakum beberapa hari, kini saatnya beralih ke materi baru, yaitu manajemen memori :D

Nah, sudah disebutkan pada postingan sebelumnya, sistem operasi memiliki peran untuk mengelola sumber daya komputer gengs, sehingga kebutuhan atau permintaan dari program maupun proses bisa terpenuhi.

Management Memori.

Nah, untuk melakukan hal tersebut ada sebuah mekanisme yang disebut manajemen memori. Apa itu manajemen memori? Manajemen memori adalah sebuah mekanisme yang dilakukan oleh sistem operasi guna mengelola, mengatur, memilih, dan menentukan proses yang dijadwalkan oleh CPU unuk dimasukan kedalam memori. 

 Adapun fungi dari manajemen memori dalam komputer adalah sbb gengs :
  • Mengelola informasi
  • Alokasi Memori
  • De-alokasi memori
  • Mengelola RAM dan Swap
Manajemen memori dibagi menjadi 2, berdasarkan keberadaannya, yaitu dengan swapping/paging atau tanpa swapping/paging .
  1. Dengan swapping atau paging. Manajemen memori dengan pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi
  2. Tanpa swapping atau paging. Manajemen memori tanpa pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi.
Begitu gengs :D

Nah didalam linux, ada beberapa command yang bisa kita jalankan di terminal untuk manajemen memori gengs, seperti:      
  • $free = untuk melihat memori yang dipakai proses dan bagaimana swap space dan jumlah swap yang terjadi    
  • $cat /proc/meminfo = untuk melihat penggunaan memori dan swap     
  • $cat /proc/sys/vm/swappiness = untuk  mengatur kecenderungan kernel untuk memindahkan proses dari memori ke swap.
  • dll
 Management Disk dan I/O  
Nah sedangkan manajemen Disk dan I/O mencakup pengelolaan hardisk seperti membuat partisi, format partisi, dan management storage lainya. lalu juga I/O seperti speaker , scanner, printer dan lain-lain gengs :D
 

W3C Validations

Cum sociis natoque penatibus et magnis dis parturient montes, nascetur ridiculus mus. Morbi dapibus dolor sit amet metus suscipit iaculis. Quisque at nulla eu elit adipiscing tempor.

Usage Policies