Pengenalan
Pengenalan Linux Mint
Apa itu
Linux Mint? Linux mint adalah sistem operasi yang berbasis linux dimana sistem operasi
ini berasal dari turunan linux ubuntu. Linux Mint menambahkan banyak fitur yang
tidak dimiliki oleh ubuntu.
Linux mint pertama kali dirilis pada tahun 2006 ver 1.0 dengan kode “Ada”
Pengenalan Virtual Box
Virtualbox
adalah software virtual yang biasa digunakan untuk menginstall sistem operasi
di dalam sistem operasi utama yang berjalan. Misalkan, kita bisa menginstall
sistem operasi linux di atas sistem operasi windows. Kita bisa
menganalogikannya dengan adanya kotak di dalam kotak.
Virtualbox biasanya digunakan untuk ujicoba simulasi instalasi sebelum kita melakukannya secara langsung menggunakan komputer kita, dengan tanpa merubah sisem yang ada.
Instalasi
Sebelum kita
masuk kedalam tahap penginstallan, ada beberapa langkah yang akan kita lalui,
yaitu:
1.
Persiapan.
2. Pembuatan Mesin virtual Linux di Virtualbox
3. Instalasi Linux pada Virtualbox
2. Pembuatan Mesin virtual Linux di Virtualbox
3. Instalasi Linux pada Virtualbox
Persiapan
Sebelum kita
memulai proses, ada beberapa hal yang kita perlukan yaitu:
- Aplikasi virtualbox, yang sudah kita install di komputer kita
- File Linux dalam format .iso yang nantinya akan kita gunakan untuk proses instalasi hehe
Pembuatan Mesin Virtual di Virtual box
1. Jalankan
aplikasi virtualbox untuk memulai semua yang kan kita tempuh bersama :v wkwkwk
Ss nya gan:
Ss nya gan:
Nah setelah kita membuka virtualboxnya , tekan tombol
“New” atau pilih menu machine, kemudian pilih new. Eh tapi kita juga bisa
menggunakan shortcut (ctrl+N) di keyboard.
2. Next, akan muncul pop-up Create Virtual
Machine, yang akan digunakan untuk memilih sistem operasi yang akan kita
install nantinya.
Ss nya gan:
ada Isian
Name, tulis nama sistem operasi yang akan diinstall. Nama ini juga yang
nantinya akan digunakan sebagai nama forledr untuk lokasi file sistem operasi
guest (kalo di win7 lokasi default foldernya di
C:\Users\Account-Login\VirtualBox VMs\disini ,iya disini :v .
Untuk kotak dialog typo kita bisa memilih sistem operasi apa yang akan kita install, seperti ubuntu, linux, windows, dll. Dan untuk kotak dialog version kita bisa menyesuaikan versi berapa yang akan kita pakai untuk penginstallan.
Untuk kotak dialog typo kita bisa memilih sistem operasi apa yang akan kita install, seperti ubuntu, linux, windows, dll. Dan untuk kotak dialog version kita bisa menyesuaikan versi berapa yang akan kita pakai untuk penginstallan.
3. Langkah
selanjutnya adalah pengalokasian jumlah memori yang akandialokasikan untuk
mesin virtualnya.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
Diusahakan
untuk pengalokasian memori tidak melebihi indikator warna hijau, karena bisa
menngganggu kinerja sistem operasi utama. Setelah itu tekan tombol next.
4. Bagian
selanjutnya yaitu pengaturan media penyimpanan (hard disk) yang akan digunakan.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
Dalam
pengaturan hard disk virtual, tersedia 3 (tiga) opsi yang dapat digunakan:
- Do not add a virtual hard drive Opsi ini digunakan untuk pengguna tingkat mahir, karena hard disk virtual akan dibuat dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual Linux Mint 14 Nadia selesai dilakukan.
- Create a virtual hard drive now Opsi ini digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin virtual Linux Mint 14 Nadia.
- Use an existing virtual hard drive Gunakan opsi ini untuk memilih hard disk virtual yang sudah ada.
Setelah
memilih opsi yang sudah kita pilih, lalu klik tombol create.
5. Layar selanjutnya
yaitu untuk nentuin ektensi file hard disk yang akan kita buat. Defaultnya sih
Virtualbox menggunakan format file .VDI untuk penyimpanan hardisk virtual
Ss nya gan:
Ss nya gan:
6.
Selanjutnya yaitu pengaturan untuk menentukan alkoasi hard disk virtual yang
sudah kita buat disimpan di hard disk yang sudah terinstal pada komputer kita.
Nah, di bagian ini ada dua opsi yang bisa dipilih:
Nah, di bagian ini ada dua opsi yang bisa dipilih:
- Dynamically allocated, Artinya kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan berapa kapasitas hard disk virtual sudah terpakai dan tidak berdasarkan berapa ukuran hard disk virtual ditentukan. Kapasitas hard disk virtual akan dibatasi berdasarkan ukuran yang telah ditentukan.
- Fixed size, Artinya kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan ukuran kapasitas hard disk virtual dibuat, walaupun kapasitas hard disk virtual tersebut masih kosong atau belum digunakan.
Disarankan
untuk memilih opsi Dynamically allocated, kemudian tekan tombol Next.
7.
Selanjutnya yaitu menentukan nama tampilan, dan menentukan destinasi folder
untuk menampung file² mesin virtual uyang sudah kita buat.
Nah pada
menu ini, kita juga bisa merubah kapasitas hard disk virtual yang akan dibuat
sesuai dengan apa yang akan kita butukan. Jika dalam langkah ke-6 kita memilih
opsi Dynamically allocated, maka kita dapat membuat ukuran hard disk virtual
sampai 2 Terabyte, walaupun hard disk fisik (utama) kita tidak mencapai ukuran
2 Terabyte. Namun, jika kapasitas hard disk fisik kita dibawah 2 Terabyte, maka
kapasitas hard disk visuak yang akan kita buat, akan mengacu dengan seberapa
free space pada hard disk fisik kita.
Tekan tombol
Create untuk membuat mesin virtual Linux Mint 14 Nadia berdasarkan pengaturan
yang telah dilakukan.
8. Setelah semua
proses selesai , maka akan ditampilkan sebuah mesin virtual linux dalam keadaan
yang masih kosong.
Instalasi Linux di Virtualbox
Setelah
melalui proses sebelumnya maka akan tampil seperti ini:
1. Proses instalasi yang sedang berjalan.
Ss nya gan:
1. Proses instalasi yang sedang berjalan.
Ss nya gan:
2. Linux
akan melakukan booting seperti berikut, Ss nya gan:
3. Setelah
proses tersebut, tunggu beberapa menit maka akan tampil desktop linux, dan klik
2x pada shortcut “install linux mint”
Ss nya gan:
Ss nya gan:
4. Pada
tampilan ini, kita dapat memilih bahasa apa yang akan kita pakai, dalam kasus
ini bahasa yang dipakai yaitu bahasa indonesia
Ssnya gan:
Ssnya gan:
5. Setelah
melakukan proses di atas, maka akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik
next/lanjutkan
Ssnya gan:
Ssnya gan:
6. Setlah
proses diatas akan ada kotak dialog berupa 2 pilihan, yang pertama akan
berakibat terhapusnya operasi yang ada sedangkat yang kedua hanya
membuat/merubah ukuran partisi saja, di kasus ini saya memilih yang pertama
yaitu menghapus.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
7. Klik
tombol install now/pasang sekarang.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
8. Pada
dialognya , akan ditampilkan pemilihan tempat, pada kasus ini saya memilih
jakarta.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
9. Proses
selanjutnya yaitu memilih, jenis inputan keyboard yang akan kita pakai.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
10. Pada
proses ini kita diminta memasukan nama pengguna kemudian password yang akan
digunakan
nantinya. Direkomendasi agar memberi password yang mudah diingan karena password ini akan
digunakan kembali pada proses selanjutnya.
Ss nya gan:
nantinya. Direkomendasi agar memberi password yang mudah diingan karena password ini akan
digunakan kembali pada proses selanjutnya.
Ss nya gan:
11. Setelah
proses diatas, maka akan masuk ke dalam proses instalasi, dan seletah proses
instalasi tersebut
selesai maka akan muncul tampilan permintaan untuk merestart komputer, dan setelah itu komputer
akan merestart dengan sendirinya.
Ss nya gan:
selesai maka akan muncul tampilan permintaan untuk merestart komputer, dan setelah itu komputer
akan merestart dengan sendirinya.
Ss nya gan:
12. Akan
muncul tampilan seperti ini, lalu tekan enter.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
13. Proses
selanjutnya yaitu memasukan username dan password yang tadi sudah kita buat.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
14. Maka
akan muncul tampilan layar desktop seperti ini.
Ss nya gan:
Ss nya gan:
Nah sampai
disini proses instalasi linux mint selesai.. Alhamdulillah, semoga bermanfaat
ya gans! :shakehand :sundulgan :thumpup :cendolbig but please dont hit me with
:batabig
Tags: Virtual box, Linux, Linux mint, Open Source, Tugas, Tugas Kuliah, Tugas Praktium
0 comments:
Post a Comment